Page

Sunday, April 12, 2015

Jebakan Remeh


Jika anda memiliki uang sebesar Rp 200.000,- kemudian anda menggunakannya untuk membeli baju seharga Rp 80.000,- berapa uang kembalian yang harusnya anda terima? Sampai disini silahkan anda pikirkan jawaban anda sejenak.

Jika anda menjawab Rp 120.000,- maka jawaban anda tidaklah tepat. Lah kenapa tidak tepat? Karena meskipun anda memiliki uang Rp 200.000,- tentunya anda cukup membayar baju tersebut hanya dengan selembar uang Rp 100.000,- tidak perlu sampai dua lembar seratus ribuan kan? Dengan kata lain uang kembalian yang harusnya anda terima adalah Rp 20.000,-

Saat pertama kali saya mendapatkan pertanyaan tersebut saya juga salah dalam menjawab. Dan pada umumnya beberapa orang juga terjebak  saat pertama mendapatkan pertanyaan tersebut. Hal tersebut membuat saya tertarik untuk membahasnya. Dari kasus pertanyaan tersebut saya mendapatkan pelajaran, bahwa kadang kita bukannya gagal pada suatu perkara rumit yang membutuhkan banyak tenaga dan pikiran, malah kita justru gagal dalam jebakan pada perkara yang remeh dan tak terlihat seperti ganjalan yang berarti.

pada kasus pertanyaan diatas juga terkesan remeh dan tak susah untuk di jawab, namun percaya atau tidak sikap tersebutlah yang menjadikan kita lengah sehingga tidak berkonsentrasi. Tidak konsentrasi menjadikan pikiran menjadi buyar, megaburkan tujuan dari berpikir. Hal tersebut menjadikan kinerja otak menjadi menurun, memutuskan benang merah dalam proses berpikir. Menjadikan penyelesaian masalah tidak sampai kepada akarnya, bahkan dapat memunculkan masalah baru.

Sikap, sikap kita dalam meghadapi masalah akan sangat menentukan hasil pekerjaan. Penyikapan yang baik akan menjadi pemantik untuk membentuk kesiagaan setiap indera, kesigapan dalam bertindak. Dengan kata lain, penyikapan yang baik berbanding lurus dengan pembentukan konsentrasi yang baik pula. Penyikapan yang baik akan memfokuskan setiap indera kepada pekerjaan, mengkolaborasikan setiap indera untuk mendapatkan hasil yang optimal. Kolaborasi indera tersebutlah yang disebut dengan konsentrasi.

Penyikapan yang baik diperlukan dalam menghadapi setiap kondisi, baik dalam permasalahan yang rumit maupun dalam perkara yang remeh. Agar kita tidak lagi terkena jebakan dalam perkara yang kita anggap remeh dan mendapatkan hasil yang optimal saat menghadapi permasalahan yang rumit. Di akhir tulisan ini saya ingin menguji anda dengan sebuah pertanyaan – perhatikan dengan baik. Jika ada sebuah kereta rel listrik melaju ke arah utara, kemana kah arah asapnya? Silahkan pikirkan sejenak jawabannya. Baik, jika sudah dipikirkan berikut saya sampaikan jawabannya. Jawabannya adalah kereta tersebut tidak mengeluarkan asap karena keretanya bertenaga listrik. Hehehe. Selamat bagi anda yang sudah tepat dalam menjawab, anda telah berhasil menghadapi jebakan remeh. 

No comments:

Post a Comment