Kompor (n); Perapian untuk
memasak. (v); Kerap kali digunakan
sebagi kata kiasan saat terjadi situasi provokasi agar orang lain terpancing
untuk berbuat sesuatu, pelakunya sering disebut dengan tukang kompor.
Tentunya sebagian dari kita dalam
keseharian sudah tidak asing dengan istilah tersebut. Tukang kompor, orang tersebut
biasanya hampir selalu dapat kita temukan didalam lingkaran pergaulan kita.
Para pelaku biasanya beraksi pada saat kondisi dimana ada salah satu orang yang
tak ingin dan atau tak berani berbuat suatu hal. Seringkali tukang kompor
menyebabkan kejengkelan karena telah mengantarkan pada momen yang tidak kita
kehendaki. Pada kondisi tertentu tindakan pengomporan bisa jadi berakibat
negatif, namun jika digunakan dengan tepat hal tersebut dapat menjadi pemicu
yang positif.
Pada dasarnya tukang kompor adalah
sebuah katalisator, yang dapat diartikan sebagai orang yang dapat menyebabkan
terjadinya perubahan, mempercepatnya, ataupun menimbulkan hal-hal baru dalam
diri kita. Tentunya kita harus berhati-hati, disinilah pentingnya kita untuk memiliki
lingkungan yang baik. Jangan sampai kita yang sudah berdiri dalam kebaikan
malah bertemu dengan para tukang kompor yang akan merubah diri kita sejengkal
demi sejengkal hingga terjerumus kepada keburukan.
Tentunya sudah tidak asing di
telinga kita bukan? tentang analogi lingkungan pergaulan antara pandai besi dan
penjual parfum. Jika kita sering bergaul dengan pandai besi maka baju kita akan
berlubang terkena percikan bara api, begitu halnya jika kita bergaul dengan
penjual parfum sedikit banyak baju kita dapat terciprat aroma wangi.
Begitulah lingkungan sangat
berpengaruh bagi kita. Anda boleh percaya atau tidak, bahwa sebagian besar karakter
diri dibentuk dari lima orang terdekat yang
kita sering mengeluarkan waktu bersamanya – silahkan, boleh di cek. Kesimpulannya,
temukanlah lingkungan yang baik. Tempat dimana kita bisa menemukan para tukang
kompor yang dapat menjadi katalisator perbaikan. Membawa perubahan,
mempercepatnya, dan menjadikan diri menjadi lebih baik.
~Tetaplah di lingkungan yang baik, niscaya kebaikan mereka akan memastikan kita baik-baik saja dan menjadikan kita lebih baik lagi.

No comments:
Post a Comment