Page

Sunday, March 29, 2015

Tukang Kompor


Kompor (n); Perapian untuk memasak.  (v); Kerap kali digunakan sebagi kata kiasan saat terjadi situasi provokasi agar orang lain terpancing untuk berbuat sesuatu, pelakunya sering disebut dengan tukang kompor.

Tentunya sebagian dari kita dalam keseharian sudah tidak asing dengan istilah tersebut. Tukang kompor, orang tersebut biasanya hampir selalu dapat kita temukan didalam lingkaran pergaulan kita. Para pelaku biasanya beraksi pada saat kondisi dimana ada salah satu orang yang tak ingin dan atau tak berani berbuat suatu hal. Seringkali tukang kompor menyebabkan kejengkelan karena telah mengantarkan pada momen yang tidak kita kehendaki. Pada kondisi tertentu tindakan pengomporan bisa jadi berakibat negatif, namun jika digunakan dengan tepat hal tersebut dapat menjadi pemicu yang positif.

Pada dasarnya tukang kompor adalah sebuah katalisator, yang dapat diartikan sebagai orang yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan, mempercepatnya, ataupun menimbulkan hal-hal baru dalam diri kita. Tentunya kita harus berhati-hati, disinilah pentingnya kita untuk memiliki lingkungan yang baik. Jangan sampai kita yang sudah berdiri dalam kebaikan malah bertemu dengan para tukang kompor yang akan merubah diri kita sejengkal demi sejengkal hingga terjerumus kepada keburukan.

Tentunya sudah tidak asing di telinga kita bukan? tentang analogi lingkungan pergaulan antara pandai besi dan penjual parfum. Jika kita sering bergaul dengan pandai besi maka baju kita akan berlubang terkena percikan bara api, begitu halnya jika kita bergaul dengan penjual parfum sedikit banyak baju kita dapat terciprat aroma wangi.

Begitulah lingkungan sangat berpengaruh bagi kita. Anda boleh percaya atau tidak, bahwa sebagian besar karakter diri dibentuk dari lima orang  terdekat yang kita sering mengeluarkan waktu bersamanya – silahkan, boleh di cek. Kesimpulannya, temukanlah lingkungan yang baik. Tempat dimana kita bisa menemukan para tukang kompor yang dapat menjadi katalisator perbaikan. Membawa perubahan, mempercepatnya, dan menjadikan diri menjadi lebih baik.

~Tetaplah di lingkungan yang baik, niscaya kebaikan mereka akan memastikan kita baik-baik saja dan menjadikan kita lebih baik lagi.

No comments:

Post a Comment